Ubah Kebijakan, Facebook Izinkan Ujaran Kebencian terhadap Tentara Rusia dan Kematian Putin

Anton Suhartono
Facebook bolehkan ujaran kebencian terhadap tentara Rusia serta seruan kematian untuk Vladimir Putin (Foto: Reuters)

Dalam email yang baru-baru ini dikirim ke moderator, Meta menyoroti perubahan dalam kebijakan ujaran kebencian yang berkaitan dengan tentara dan warga Rusia dalam konteks invasi.

"Kami mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pernyataan kekerasan T1 yang seharusnya dihapus berdasarkan kebijakan Ujaran Kebencian dalam kondisi: (a) menargetkan tentara Rusia, kecuali tawanan perang, atau (b) menargetkan warga Rusia di mana jelas bahwa konteksnya adalah invasi Rusia ke Ukraina (misalnya, konten menyebutkan invasi, pembelaan diri, dll)," bunyi keterangan email.

"Kami melakukan ini karena mengamati bahwa dalam konteks khusus ini, 'tentara Rusia' digunakan sebagai proxy bagi militer Rusia. Kebijakan Ujaran Kebencian tetap melarang serangan terhadap warga Rusia."

Sementara itu perubahan kebijakan untuk seruan kekerasan terhadap tentara Rusia berlaku di Armenia, Azerbaijan, Estonia, Georgia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Polandia, Rumania, Slovakia, Rusia, dan Ukraina.

Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Amerika Serikat mendesak pemerintah AS menghentikan kebijakan ekstrem dari Meta.

"Pengguna Facebook & Instagram tidak memberikan hak kepada pemilik platform ini untuk menentukan kriteria kebenaran dan mengadu domba satu sama lain," bunyi pernyataan kedubes di Twitter.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

6 hari lalu

Komdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla, Pastikan Terbuka dengan Kritik

7 hari lalu

Instagram Tasya Farasya Kena Shadow Ban usai Posting Karhutla? Faktanya Mengejutkan!

7 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal