Ubah Museum Kariye Jadi Masjid, Manuver Politik Erdogan Berpotensi Memecah Masyarakat

Arif Budiwinarto
Anggota polisi Turki berdiri di atas bangunan Museum Kariye di Istanbul. (foto: Arabnews)

"Setelah Chora, hanya ada sedikit tempat di mana orang dapat melihat warisan Bizantium di Turki," pungkasnya.

Dulunya Museum Kariye merupakan Gereja Holy Saviour in Chora yang juga peninggalan masa keemasan Bizantium di abad pertengahan. Bangunan dihiasi dengan lukisan dinding Penghakiman Terakhir abad ke-14.

Gereja Holy Saviour in Chora diubah menjadi Masjid Kariye sekitar 50 tahun setelah penaklukan Konstantinopel oleh Turki Utsmani pada 1453.

Setelah Perang Dunia II, Masjid Kariye diubah menjadi Museum Kariye demi mendorong terciptanya republik baru sekuler dan menghilangkan jejak kekhalifahan Utsmani oleh Mustafa Kemal Attaturk.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Erdogan Berpidato Berapi-api di Sidang PBB: Sebut Gaza Sebagai Tempat Pemakaman Anak-Anak Terbesar di Dunia

3 hari lalu

Erdogan Pidato Berapi-api Kutuk Israel: Delegasi Zionis Walk out, Palestina Tepuk Tangan

7 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

8 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal