UEA Setop Terbitkan Visa Baru untuk Warga dari 13 Negara Muslim Usai Normalisasi dengan Israel

Arif Budiwinarto
UEA memberlakukan kebijakan baru menghentikan penerbitan visa baru bagi warga dari 13 negara mayoritas Muslim. (foto: Arab Weekly)

DUBAI, iNews.id -Uni Emirat Arab memutuskan berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas beragama Islam. Kebijakan tersebut diambil setelah UEA menormalisasi hubungan dengan Israel pada Agustus lalu.

Kebijakan tersebut terungkap dari dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah unit bisnis milik pemerintah UEA. Reuters melaporkan, Rabu (25/11/2020), berdasarkan surat edaran imigrasi UEA aturan baru penerbitan visa tersebut sudah mulai berlaku pada 18 November kemarin.

Dalam dokumen tersebut tertulis aplikasi visa baru untuk mencari pekerjaan dan kunjungan telah ditangguhkan untuk warga negara diluar UEA yang masuk dalam 13 negara antara lain Afghanistan, Iran, Sudan, Somalia, Suriah, Libya, dan Yemen sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Larangan penerbitan visa juga berlaku bagi warga negara Aljazair, Kenya, Irak, Lebanon, Pakistan, Tunisia dan Turki. Tidak dijelaskan secara terperinci apakah ada pengecualian untuk larangan tersebut.

Otoritas Federal untuk Identitas dan Kewargenegaraan UEA belum mau memberikan komentar saat dihubungi oleh Reuters.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
20 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

23 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

1 hari lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

2 hari lalu

Gawat! Sekolah-Sekolah Palestina Dipaksa Pakai Kurikulum Israel, 45.000 Pelajar Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal