Uji Balistik Dilakukan pada Peluru yang Tewaskan Jurnalis Al Jazeera, Ini Hasilnya

Umaya Khusniah
AS merilis hasil uji balistik terhadap peluru yang menewaskan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh. (Foto: Al Jazeera)

"Para ahli balistik menyatakan peluru itu rusak parah, sehingga tidak ada  kesimpulan yang jelas," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price.

Kantor Koordinator Keamanan AS (USSC) di Israel memantau pengaturan keamanan Israel dan Palestina. Baru-baru ini, mereka menganalisis penyelidikan penuh yang dilakukan oleh Israel dan Otoritas Palestina. Mereka menyatakan, kemungkinan tembakan itu berasal dari arah Israel yang tampaknya terjadi secara tidak disengaja.

"Dengan meringkas kedua investigasi, USSC menyimpulkan bahwa tembakan dari posisi tentara keamanan Israel (IDF) kemungkinan bertanggung jawab atas kematian Shireen Abu Akleh," kata Price.

Namun dia menekankan, penembakan ini terjadi secara tidak disengaja. Peristiwa itu termasuk kejadian tragis selama operasi militer yang dipimpin IDF terhadap faksi Jihad Islam Palestina pada 11 Mei 2022.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
5 jam lalu

Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel

6 jam lalu

Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran

6 jam lalu

Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada

8 jam lalu

Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal