Ukraina Bakal Dapat Jet Tempur F-16 dari Barat, Putin: Mereka Bisa Bawa Nuklir, tapi....

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecek jet tempur F-16 yang akan dipasok Barat ke Kiev, beberapa bulan lalu. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menilai pengiriman pesawat tempur F-16 ke Ukraina oleh negara-negara Barat tidak akan mengubah situasi di medan perang. Akan tetapi, jet tempur itu dapat membawa senjata nuklir dan Moskow harus memperhitungkan hal tersebut dalam perencanaan militernya.

“Jika mereka (Barat) memasok F-16 (ke Ukraina)… Saya pikir, dan kalian memahami ini lebih baik dari siapa pun…, hal ini tidak akan mengubah situasi di medan perang,” kata Putin kepada para pilot militer Rusia dalam kunjungan kerjanya ke Kota Torzhok di Wilayah Tver, Rusia, Rabu (27/3/2024).

Pernyataan Putin tersebut menyusul komentar Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, yang mengatakan bahwa Kiev bakal menerima pesawat F-16 dalam beberapa bulan mendatang.

Putin menuturkan, jika jet tempur buatan AS itu diluncurkan dari wilayah negara lain untuk menyerang Rusia, maka negara yang bersangkutan akan menjadi target militer yang sah bagi Moskow. Dia juga mengatakan, pesawat F-16 yang dikirim ke Ukraina bakal bernasib sama dengan peralatan tempur dan senjata Barat lainnya yang dipasok ke Kiev selama ini.

“Dan kita akan menghancurkan pesawat tersebut, sama seperti saat kami menghancurkan tank, kendaraan lapis baja, dan peralatan lainnya, termasuk beberapa peluncur roket,” ucapnya.

Putin mencatat bahwa pesawat tempur F-16 memiliki kemampuan untuk membawa senjata nuklir. “Kita juga harus mempertimbangkan hal itu dalam cara kita mengatur masalah,” kata dia.

Belgia, Denmark, Norwegia, dan Belanda termasuk di antara negara-negara yang berjanji menyumbangkan F-16 ke Ukraina. Koalisi Barat juga telah berjanji untuk membantu melatih pilot-pilot Ukraina menggunakannya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Internasional
2 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
3 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
3 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal