Ukraina Bantah Sistem Pertahanan Patriot Dihancurkan Rudal Kinzhal Rusia

Anton Suhartono
Ukraina membantah sistem pertahanan Patriot dihancurkan rudal Kinzhal Rusia (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Ukraina membantah sistem pertahanan Patriot-nya dihancurkan Rusia dalam serangan pada Senin malam hingga Selasa (16/5/2023) dini hari. Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina dan mengklaim berhasil menghancurkan rudal pertahanan buatan Amerika Serikat (AS) tersebut.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia pada Selasa kemarin menyatakan, rudal hipersonik Kinzhal menghancurkan Patriot yang baru saja dikirim ke Ukraina. 

Setelah itu dua sumber pejabat AS mengatakan, sistem pertahanan Patriot mungkin mengalami kerusakan namun tidak hancur.

Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina Yuriy Ihnat mengatakan, rudal Patriot tak hancur. Dia menganggap pernyataan Kemhan Rusia hanya propaganda.

"Saya ingin mengatakan, jangan khawatir tentang nasib Patriot," kata Ihnat, dalam wawancara dengan stasiun televisi Ukraina.

Menurut Ihnat, Patriot tak mungkin dihancurkan dengan rudal Kinzhal.

"Menghancurkan sistem dengan semacam (rudal) Kinzhal itu tidak mungkin. Semua yang mereka katakan di sana, tetap bisa menjadi arsip propaganda mereka," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
18 jam lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Internasional
18 jam lalu

Bela Iran, Rusia Kutuk Intervensi Amerika Cs terkait Demonstrasi Berdarah

Internasional
19 jam lalu

Greenland Tegaskan Tak Rela Dicaplok AS Apa pun Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal