Ukraina Hadapi Skenario Terburuk, Warga Diminta Bersiap untuk Tinggalkan Ibu Kota

Ahmad Islamy Jamil
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di fasilitas infrastruktur energi yang rusak akibat serangan rudal Rusia di wilayah Rivne, Ukraina, Oktober lalu. (Foto: Reuters)

Otoritas energi nasional Ukraina telah memperingatkan akan terjadinya pemadaman listrik. Di samping itu, ada juga kemungkinan pembatasan lebih lanjut di Kiev dan wilayah di sekitarnya, begitu pula di enam wilayah di negara itu.

Sebelumnya, Klitschko mendesak warganya untuk mempertimbangkan segala kemungkinan terburuk, termasuk skenario ketika ibu kota kehilangan aliran listrik dan air.

“Jika Anda memiliki keluarga besar ... atau teman-teman di luar Kiev, di mana ada pasokan air, oven, pemanas yang mandiri, harap diingat kemungkinan untuk tinggal di sana untuk jangka waktu tertentu,” kata  Klitschko dalam wawancara televisi akhir pekan kemarin.

Operator jaringan listrik Ukraina, Ukrenergo, menyatakan  bahwa konsumsi listrik di negara itu harus dipotong hingga 30 persen. “Dari pukul 6 pagi hingga menjelang malam, ini jadwal pembatasan yang rencananya akan diberlakukan,” kata operator itu lewat saluran Telegramnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Bisnis
2 jam lalu

Pemerintah Genjot Energi Terbarukan 50.000 MW hingga 2035, Investasi Capai Rp1.650 T

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Internasional
2 hari lalu

Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Internasional
4 hari lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal