Ukraina Perintahkan Gereja Ortodoks Pro-Rusia untuk Angkat Kaki dari Kiev

Umaya Khusniah
Pemerintah Ukraina menjatuhkan sanksi kepada 10 pemuka agama senior yang terkait dengan gereja pro-Moskow. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Ukraina memerintahkan sayap Gereja Ortodoks yang berpihak pada Rusia untuk meninggalkan sebuah kompleks biara di Kiev tempatnya bermarkas. Ini merupakan langkah terbaru pemerintah Ukraina terhadap denominasi (kelompok keagamaan) yang sangat dicurigai oleh pemerintah.

Kiev menindak Gereja Ortodoks Ukraina (UOC) dengan alasan pro-Rusia dan bekerja sama dengan Moskow. UOC menerima otoritas patriarki Moskow sampai setelah Rusia meluncurkan invasi skala penuh tahun lalu. Uskup Agung Moskow, Kirill, sangat mendukung invasi tersebut.

Sebelumnya, UOC mengatakan telah memutuskan hubungannya dengan Rusia dan patriarkat Moskow. UOC juga mengklaim telah menjadi korban perburuan politik.

Kementerian Kebudayaan Ukraina mengatakan UOC telah diperintahkan untuk meninggalkan kompleks biara Kiev-Pechersk Lavra yang berusia 980 tahun, tempat kantor pusatnya berada. Mereka memiliki waktu hingga 29 Maret.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Wapres AS JD Vance Bertengkar dengan Menlu Rubio gara-gara Ukraina?

Internasional
4 hari lalu

Kapan Perang Rusia-Ukraina Berakhir? Ini Jawaban Trump

Internasional
4 hari lalu

Trump kepada Ukraina: Serahkan Wilayah ke Rusia atau Lanjut Perang?

Internasional
5 hari lalu

Trump: Ukraina Harus Serahkan Wilayah ke Rusia untuk Capai Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal