Presiden Zelensky Hukum Pengusaha Terkaya Ukraina dan 9 Pendeta Ortodoks

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky menghukum salah satu pengusaha terkaya Ukraina dan 9 pendeta Gereja Ortodoks (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Presiden Volodymyr Zelensky menjatuhkan sanksi terhadap salah satu pengusaha terkaya Ukraina dan sembilan pendetaGereja Ortodoks. Aset mereka diblokir selama 5 tahun.

Gereja Ortodoks di Ukraina sudah pecah atau memisahkan diri dari Moskow jauh sebelum invasi Rusia yang berlangsung mulai 24 Februari 2022.  Hukuman ini merupakan yang terbaru diberlakukan pemerintah Ukraina terhadap Gereja Ortodoks.

Sementara itu, pengumuman di situs web kepresidenan pada Selasa malam menyebutkan, aset pengusaha kenamaan Vadym Novinsky dibekukan. Forbes Ukraina mengungkap kekayaan Novinsky sebelum perang diperkirakan 1,3 miliar hingga 3,5 miliar dolar AS (sekitar Rp19,4 triliun-Rp52,4 triliun).

Pengusaha yang disebut-sebut saat ini berada di Jerman itu memiliki bisnis di bidang energi dan baja. Dia diketahui menjadi donatur Gereja Ortodoks Ukraina yang setia kepada Rusia selama beberapa tahun.

Sementara itu pendeta yang masuk dalam daftar sanksi Zelensky adalah Pavel Lebed serta tokoh agama senior lainnya dari cabang di timur dan selatan serta Krimea.

Sebelum ini Zelensky dan timnya menghukum banyak perwakilan Gereja Ortodoks Ukraina yang setia kepada Moskow karena dituduh mendukung pembantaian dengan kedok agama. Awal pekan ini, Ukraina juga menjatuhkan sanksi kepada 22 warga Rusia yang terkait dengan Gereja Ortodoks.

Mayoritas warga Ukraina beragama Kristen Ortodoks. Persaingan sengit terjadi antara cabang gereja yang secara historis terkait dengan Moskow dengan gereja independen yang diproklamirkan setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ini Respons Pengusaha

14 jam lalu

KSAL Laksamana Ali Bertemu Pimpinan AL Rusia di St Petersburg, Bahas Apa?

2 hari lalu

Panas! Rusia dan Ukraina Saling Serang, 15 Orang Tewas dalam Sehari

3 hari lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal