Ukraina Selidiki Vaksinasi Covid-19 Ilegal, Setiap Orang Dipungut Rp50 Juta

Anton Suhartono
Ukraina selidiki vaksinasi Covid-19 ilegal menggunakan produk Pfizer (Foto: Reuters)

Laporan mengungkap, vaksin itu mungkin saja dibawa masuk dari Israel. Beberapa pejabat tinggi pemerintah serta pengusaha dilaporkan juga sudah mendapat suntikan.

"Tidak ada vaksin yang saat ini disertifikasi di Ukraina. Saya yakin tidak ada orang rasional akan divaksinasi menggunakan obat yang tidak diketahui asalnya," kata Shmygal, dalam pernyataan melalui aplikasi pesan singkat Telegram, seperti dikutip Reuters, Rabu (6/1/2021).

Dia menambahkan, vaksinasi menggunakan produk Sinovac kemungkinan baru akan dimulai pada Februari.

Ukraina juga berharap akan mendapat kiriman gelombang pertama dari total 8 juta dosis vaksin di bawah program Covax yang dipimpin WHO.

Sebuah perusahaan farmasi Ukraina yang didukung tokoh oposisi pro-Rusia pekan ini telah mengajukan persetujuan dari pemerintah untuk mendatangkan vaksin Sputnik V.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemimpin Korut Kim Jong Un Datangi China, Ada Apa?

3 hari lalu

Gempa M7 Tibet China Tewaskan 16 Orang, Xi Jinping Perintahkan Operasi SAR Besar-besaran

4 hari lalu

Breaking News: Gempa Magnitudo 7 Guncang Tibet China

4 hari lalu

Bareskrim Bongkar Situs Judi Online Diduga Dikendalikan WNA China, 4 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal