Ulama Kanada Ini Larang Umat Muslim Ucapkan Selamat Natal

Nathania Riris Michico
Perayaan Natal. (Foto: Zee News India)

Ulama kelahiran Afrika Selatan ini tidak asing dengan hal-hal kontroversi. Dia diselidiki oleh pasukan anti-teror Kanada setelah ucapannya pada 2004 yang menyebut orang Yahudi adalah saudara kera dan babi selama khotbah di Vancouver.

Dia juga mengkritik umat Islam yang ingin membangun jembatan antara dua komunitas agama. Kathrada mengatakan, kata-katanya kala itu diambil di luar konteks ketika dia berbicara tentang konflik Palestina-Israel.

Dia kemudian tinggal di Malysia selama beberapa tahun dan kembali ke Kanada pada 2016.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

5 hari lalu

Trump Klaim Sebagian Besar Amerika Utara termasuk Kanada dan Meksiko bagian dari AS

7 hari lalu

Perkuat Silaturahmi, Wali Kota Pekanbaru Ajak Ulama dan Santri Doakan Indonesia Terbebas dari Karhutla

13 hari lalu

Ikuti Trump, Google Maps Ubah Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal