UNHCR Sebut Rusia Langgar Prinsip Perlindungan Anak Selama Invasi di Ukraina

Umaya Khusniah
PBB menganggap Rusia telah melanggar prinsip dasar perlindungan anak selama masa perang. (Foto: Reuters)

Grandi mengatakan, lembaganya tidak dapat memperkirakan jumlah anak yang telah diberi paspor atau disiapkan untuk diadopsi. Hal itu karena akses di Rusia sangat terbatas.

"Kami mencari akses sepanjang waktu, dan aksesnya agak jarang, sporadis, dan terkekang," katanya.

Sementara di Moskow, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Maria Zakharova menuduh Grandi diam saja ketika anak-anak tewas akibat apa yang disebutnya sebagai penembakan Ukraina di wilayah Donbass setelah separatis pro-Moskow mendeklarasikan kemerdekaan pada 2014.

"Saya juga berharap para pejabat dari PBB memperhatikan bantuan kemanusiaan yang sangat besar yang telah diberikan Rusia kepada penduduk di wilayah tersebut," katanya kepada wartawan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

6 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

10 hari lalu

Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?

10 hari lalu

Duh! 3 dari 5 Anak Palsukan Usia demi Bisa Main Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal