UNHCR Sebut Rusia Langgar Prinsip Perlindungan Anak Selama Invasi di Ukraina

Umaya Khusniah
PBB menganggap Rusia telah melanggar prinsip dasar perlindungan anak selama masa perang. (Foto: Reuters)

Grandi mengatakan, lembaganya tidak dapat memperkirakan jumlah anak yang telah diberi paspor atau disiapkan untuk diadopsi. Hal itu karena akses di Rusia sangat terbatas.

"Kami mencari akses sepanjang waktu, dan aksesnya agak jarang, sporadis, dan terkekang," katanya.

Sementara di Moskow, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Maria Zakharova menuduh Grandi diam saja ketika anak-anak tewas akibat apa yang disebutnya sebagai penembakan Ukraina di wilayah Donbass setelah separatis pro-Moskow mendeklarasikan kemerdekaan pada 2014.

"Saya juga berharap para pejabat dari PBB memperhatikan bantuan kemanusiaan yang sangat besar yang telah diberikan Rusia kepada penduduk di wilayah tersebut," katanya kepada wartawan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

ESDM: Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia Bukan Cuma untuk BBM, Industri Kebagian

Nasional
11 jam lalu

RI bakal Bentuk BLU untuk Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia

Nasional
12 jam lalu

RI Sepakat Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia!

Internasional
19 jam lalu

Trump Berharap Putin Hadiri KTT G20 di Miami: Akan Sangat Membantu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal