Uni Eropa dan NATO Bakal Lebih Intim di Tengah Konflik Rusia-Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi bendera NATO (kiri) dan bendera Uni Eropa berkibar bersamaan. (Foto: NATO)

BRUSSELS, iNews.id Uni Eropa dan NATO menegaskan komitmen untuk bekerja sama lebih erat di tengah konflik Ukraina. Sistem pertahanan Eropa bakal melengkapi pertahanan kolektif NATO.

Sikap tersebut disampaikan kedua organisasi itu dalam draf deklarasi bersama, seperti dikutip surat kabar Belgia, L'Echo.

Hari ini, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Presiden Dewan Eropa Charles Michel, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen akan menandatangani deklarasi bersama ketiga tentang kerja sama di Brussels. Dokumen itu seharusnya ditandatangani ulang pada 2021, namun akhirnya ditunda karena alasan yang tidak diketahui.

“NATO tetap menjadi fondasi pertahanan kolektif sekutu dan sangat penting bagi keamanan kawasan Euro-Atlantik,” demikian bunyi draf deklarasi tersebut, seperti dikutip L'Echo pada Selasa (10/1/2023).

“Kami menyadari pentingnya pertahanan Eropa yang lebih kuat dan lebih maju yang berkontribusi positif terhadap keamanan global dan transatlantik dan saling melengkapi untuk NATO dan kompatibel (dengan NATO),” ungkap Uni Eropa dan NATO dalam pernyataan yang sama.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal