Uni Eropa Kecam Menteri Ekstremis Israel karena Provokasi Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir bersama ratusan Yahudi zionis menyerbu Masjid al-Aqsa di Yerusalem, Selasa (13/8/2024). (Foto: AP)

Mengomentari pidato Ben-Gvir, Kementerian Luar Negeri Mesir pada Selasa menyatakan bahwa penyerbuan halaman Masjid al-Aqsa oleh para pejabat Israel dan ratusan Yahudi zionis adalah pelanggaran hukum internasional dan merusak status hukum Yerusalem.

Kunjungan pejabat Israel ke al-Aqsa sudah berulang kali menuai kemarahan dari warga Palestina dan kritik dari negara-negara Arab. Di bawah status quo, kaum non-Muslim hanya diizinkan untuk mengunjungi situs suci tersebut sebagai wisatawan berdasarkan Perjanjian 1967, namun mereka dilarang untuk beribadah di sana.

Berdasarkan perjanjian damai Israel-Yordania 1994, Yordania bertanggung jawab atas administrasi dan pengaturan sehari-hari kunjungan dan ibadah di Masjid al-Aqsa, dengan pengawasan dan kehadiran keamanan Israel.

Ben Gvir adalah politikus zionis berhaluan kanan ekstrem. Dia sering berkunjung ke al-Aqsa. Dia juga telah berulang kali menghasut orang-orang Yahudi untuk berdoa di sana. Insiden serupa sebelumnya yang melibatkan Ben Gvir terjadi pada 24 Juli.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Israel Tutup Masjid Al Aqsa 2 Minggu, Pertama Sejak Perang 1967

Internasional
4 jam lalu

Bom Klaster Iran Mengerikan, Israel Waswas Kehabisan Rudal Pencegat

Internasional
5 jam lalu

Nah, Israel Ngeluh ke AS Mulai Kehabisan Rudal untuk Cegat Serangan Iran

Internasional
6 jam lalu

Menlu Iran: Mojtaba Khamenei Segera Muncul ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal