Burung ini memang terkenal di kota itu. Tak jarang burung ini masuk pub yang ada di kota.
“Saat istri saya mengadakan ulang tahunnya yang ke-50, ada banyak orang berkemah di rumah kami. Ketika bangun, saya melihat burung itu berkeliaran di sekitar tempat kemah dan orang-orang terlihat memberi makan dia seolah merupakan hewan peliharaan,” kata Tony dilansir dari Daily Mail.
Burung besar ini bahkan diberi nama oleh warga setempat dengan panggilan ‘Romper Stomper. Mereka seakan-akan sudah hafal akan kehadirannya.
Namun Tony mengakui jika Romper Stomper tidak bersikap begitu ramah dengan manusia. Dia memiliki sedikit sisi agresif.
“Seorang pria pernah diserang oleh burung ini. Saat itu dia sedang berjalan santai lalu tiba-tiba Romper Stomper menyerangnya. Beruntung dia berhasil lolos dan dalam kondisi baik,” ucap Tony.