Unjuk Rasa Berujung Rusuh di Inggris, 2 Aparat Terluka dan Mobil Polisi Dibakar

Ahmad Islamy Jamil
Unjuk rasa di Bristol Inggris berujung ricuh, Minggu (21/3/2021). (Foto: Reuters)

Beberapa demonstran membawa alat peraga bertuliskan sejumlah ungkapan seperti “Batalkan RUU!”, “Hari Ini Demokrasi Berubah Jadi Kediktatoran” dan “Kami Tidak Bisa Dibungkam Semudah Itu!”.

Rancangan Undang-Undang Kepolisian yang diusulkan Pemerintah Inggris bakal memberikan polisi wewenang baru untuk memberlakukan batasan waktu dan kebisingan pada aksi-aksi protes jalanan.

Hal itu membuat marah para aktivis, terutama sejak respons kasar polisi terhadap aksi solidaritas untuk korban pembunuhan Sarah Everard di Kota London pada 13 Maret.
 
Sebelumnya, seorang polisi aktif didakwa atas penculikan dan pembunuhan Everard.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Penyanyi Party Rock Anthem Lauren Bennett Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

UBK Sebut Ketua BEM FH Terima Uang Rp20 Juta dari Senior, Diserahkan Lewat Polisi

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal