UNRWA: Warga Palestina yang Tinggalkan Rafah per Hari Ini Nyaris 450.000 Orang

Ahmad Islamy Jamil
Warga Palestina mengangkut barang-barang mereka dengan mobil saat mengungsi dari Rafah, Jalur Gaza, menyusul perintah evakuasi yang dikeluarkan militer Israel pada pekan lalu. (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id – Warga Palestina yang meninggalkan Kota Rafah di Jalur Gaza Selatan sejak Senin (6/5/2024) pekan lalu semakin banyak. Per hari ini, jumlahnya nyaris mencapai 450.000 orang.

Hal itu diungkapkan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), delapan hari sejak Israel mengeluarkan perintah evakuasi di kota Palestina tersebut.

“UNRWA memperkirakan hampir 450.000 orang terpaksa mengungsi dari Rafah sejak 6 Mei,” tulis badan PBB itu di platform media sosial X, Selasa (14/5/2024). Tidak disebutkan secara perinci ke mana tujuan ratusan ribu orang itu mengungsi.

Kemarin, UNRWA mencatat ada sekitar 360.000 warga Palestina telah meninggalkan Rafah dalam tempo sepekan saja. Artinya, ada pertambahan sekitar 90.000 orang yang mengungsi ke luar kota itu dalam tempo sehari saja.

Sementara pada Minggu (12/5/2024), UNRWA memperkirakan warga Palestina yang meninggalkan Rafah sejak Senin pekan lalu jumlahnya masih di kisaran 300.000 orang.

Senin pekan lalu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mulai melancarkan invasi darat di Rafah, di perbatasan Gaza dengan Mesir. IDF awalnya menginvasi bagian timur kota itu dan menguasai pos perbatasan Rafah. 

Pada Jumat (10/5/2024), media Israel melaporkan bahwa kabinet perang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyetujui perluasan operasi darat di Rafah. Pihak berwenang Israel berdalih operasi tersebut bertujuan untuk melenyapkan sisa batalion pejuang Hamas di Jalur Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
5 jam lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Internasional
6 jam lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Internasional
9 jam lalu

Trump Akan Umumkan Rekonstruksi dan Pengiriman Pasukan ke Gaza Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal