“Situasi di semenanjung korea adalah masalah keamanan yang paling menegangkan dan berbahaya di dunia saat ini,” kata media pemerintah Korea Utara.
Sebelum berangkat ke Pyongyang, Feltman mengadakan pertemuan di China, sekutu bersejarah sekaligus mitra dagang utama Korea Utara.
Diketahui, Korut sedang bersitegang dengan Amerika Serikat. Meskipun begitu, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson mengaku telah membuka kesempatan untuk diplomasi melalui komunikasi terbuka antara pihaknya dengan Korut.
Sebelumnya, Korea Utara berpendapat bahwa kemampuan nuklir mereka adalah jalan satu-satunya untuk menghalangi upaya negara lain yang berusaha menghancurkan negaranya.
Ketegangan program senjata Korea Utara dilaporkan meningkat setelah uji coba rudal balistik baru yang terjadi pekan lalu.