PYONGYANG, iNews.id - Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Politik, Jeffrey Feltman kembali dari lawatan empat hari ke Korea Utara pada Jumat 8 Desember 2017. Selama kunjungannya, dia bertemu dengan para pejabat negara termasuk Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho.
Dalam pertemuannya, dia meminta Korea Utara untuk menjaga komunikasi secara teratur dengan PBB untuk menghindari risiko perang. Korea Utara pun sepakat untuk melakukan hal tersebut.
"Untuk mengurangi risiko konflik dibutuhkan komunikasi terbuka secara teratur. Karena masyarakat internasional khawatir meningkatnya ketegangan, kami berkomitmen dengan pencapaian solusi secara damai," kata Feltman, seperti dikutuip dari BBC Minggu, (10/12/2017).
Hingga kini, PBB terus beroperasi di Korea Utara melalui program penyediaan makanan, pertanian, dan bantuan kesehatan. Namun kunjungan terakhir pejabat seniornya yaitu pada tahun 2011 lalu.
PBB mengatakan kepala politiknya dan Menteri Luar Negeri Korea Utara sepakat bahwa situasi di semenanjung Korea sekarang ini adalah isu keamanan paling berbahaya di dunia.