Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

Reza Fajri
Bangunan roboh di Filipina akibat gempa besar Magnitudo 7,8 (foto: AP)

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan pembatalan kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak dan menginstruksikan seluruh lembaga penanggulangan bencana segera melakukan respons darurat.

“Pemerintah nasional sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao,” katanya.

Dampak gempa juga dirasakan pada hari pertama masuk sekolah setelah libur musim panas selama dua bulan. Di Kota Malita, Provinsi Davao Occidental, lebih dari 100 siswa dan belasan guru yang tengah mengikuti upacara bendera berhamburan saat tanah berguncang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Bandara Internasional General Santos sempat ditutup sementara akibat gempa dan 17 penerbangan domestik dibatalkan. Selain itu, gelombang tsunami kecil terdeteksi di sejumlah negara tetangga, termasuk Indonesia, Palau, Malaysia, dan Jepang.

Peringatan tsunami yang sebelumnya dikeluarkan akhirnya dicabut pada sore hari setelah ancaman dinyatakan mereda.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
18 jam lalu

Gempa Bumi M3,1 Guncang Mamuju Tengah Sulbar, Berpusat di Darat

23 jam lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Labuan Bajo NTT, Kedalaman 10 Km

2 hari lalu

Gempa M4,6 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Getaran Terasa hingga Bima

3 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal