Jumlah korban tewas diprediksi masih akan bertambah. Tidak hanya itu, banyak warga kehilangan tempat tinggal, sementara sebagian lainnya memilih bermalam di jalan karena takut kembali ke bangunan yang rusak dan dinilai tidak lagi aman.
Gempa tersebut terjadi bertepatan dengan hari libur nasional di Venezuela. Kondisi ini membuat lebih banyak orang berada di rumah dibandingkan hari kerja biasa.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, melaporkan jumlah korban meninggal terus bertambah setelah Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, menetapkan status keadaan darurat. Rodríguez menuturkan, sekitar 250 bangunan mengalami kerusakan berat atau hancur, sebagian besar berada di La Guaira.
Sejumlah negara telah menyatakan siap membantu proses penyelamatan. Amerika Serikat, misalnya, menjanjikan bantuan senilai 150 juta dolar AS.
Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello menyebut, sejumlah bangunan juga runtuh di Caracas. Selain itu, wilayah Trujillo, Yaracuy, Carabobo, Aragua, dan Miranda turut terdampak gempa.