Update Perang Thailand-Kamboja: Korban Tewas dan Luka dari Kedua Pihak

Anton Suhartono
Jumlah korban tewas dan luka akibat perang Thailand dan Kamboja di perbatasan kedua negara terus bertambah (Foto: AP)

Anutin menegaskan, belum ada komunikasi dengan pemimpin Kamboja mengenai kemungkinan negosiasi tanpa melibatkan pihak ketiga, sehingga pertempuran akan terus berlanjut.

“Kita harus melakukan apa yang harus dilakukan. Pemerintah akan mendukung semua jenis operasi militer seperti yang direncanakan sebelumnya,” katanya. 

Militer Thailand menyebut Kamboja menyerang wilayah menggunakan roket artileri dan drone pada Selasa (9/12/2025).

Sementara itu mantan Perdana Menteri Kamboja yang juga pemimpin Senat, Hun Sen, mengklaim militernya berusaha menahan diri untuk tidak menembak pasukan Thailand, namun tak bisa terus menerus berdiam diri karena serangan terus terjadi.

“Kamboja menginginkan perdamaian, tapi Kamboja terpaksa melawan untuk mempertahankan wilayahnya,” kata Hun Sen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Betrand Peto Bongkar Sifat Asli Sarwendah di Thailand? Kaget Banget!

57 tahun lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

57 tahun lalu

Kamboja Bidik Kerja Sama dengan Kampus Indonesia, Program Double Degree Bakal Dihidupkan Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal