Usai Bertemu Menkeu AS Yellen, 6 Perempuan Ekonom China Disebut Pengkhianat

Anton Suhartono
Janet Yellen berkunjung ke China (Foto: Reuters)

HONG KONG, iNews.id - Sekelompok perempuan ekonom China dituduh pengkhianat karena bertemu Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen akhir pekan lalu. Para netizen meramaikan jagad maya dengan menuduh para ekonom itu sebagai pengkhianat.

Yellen makan siang dengan enam perempuan ekonom di Beijing, China, pada Sabtu. Itu dilakukan setelah Yellen bertemu dengan para pejabat tinggi China yang sebagian besar laki-laki.

Seorang netizen mengunggah pesan di platform media sosial yang menyebut seorang ekonom bernama Hao Jingfang sebagai pengkhianat dan feminis radikal. Sebutan yang sama disampaikan netizen lain kepada keenam ekonom tersebut.

Hao menjawab pertanyaan di media sosial mengapa menghadiri jamuan itu.

"Yellen adalah pejabat Amerika paling ramah, dia selalu memberikan dedikasi untuk mengembangkan hubungan persahabatan China-AS," kata Hao, seperti dilaporkan Reuters, Senin (10/7/2023).

Beberapa netizen menyebut Yellen sebagai orang yang sangat berbahaya seraya mempertanyakan mengapa dia diundang ke China.

"Lihatlah sekelompok orang ini, banyak UU anti-spionase yang mungkin berguna. Semua orang yang berada di meja itu harus ditangkap, tidak ada yang tidak bersalah. Amerika Serikat selalu baik untuk membantu kami mengekspos para pemberontak," kata seorang pengguna, mengancam.

Menjelang jamuan makan siang, seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan pertemuan dengan para ekonom China bisa memberi Yellen kesempatan untuk berinteraksi dengan sejumlah orang yang berada di luar struktur kebijakan normal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Internasional
2 hari lalu

Trump Yakin Xi Jinping Tak Akan Serang Taiwan di Tengah Latihan Perang China

Mobil
2 hari lalu

Skema Subsidi Mobil di China 2026 Berubah, Mobil Murah Dapat Insentif Lebih Kecil

Internasional
3 hari lalu

Trump Tanggapi Santai Latihan Perang Besar-besaran China di Sekitar Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal