Usai Ditelepon Joe Biden, Presiden Macron Suruh Dubes Prancis Kembali ke AS

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

Sebelumnya, Macron menarik pulang sang dubes dari AS sebagai reaksi atas kesepakatan kapal selam nuklir yang ditandatangani Amerika Serikat dan Australia

Hubungan antara AS dan sekutu tertuanya di Eropa, Prancis, memburuk seusai pengumuman kesepakatan tersebut. Pasalnya, perjanjian antara Washington dan Canberra itu menyebabkan Prancis kehilangan kontrak penjualan kapal selam bertenaga dieselnya—yang bernilai ratusan triliun rupiah—ke Australia.

Selain kesepakatan pembelian kapal selam, AS, Australia, dan Inggris juga mengumumkan pembentukan aliansi Indo-Pasifik baru yang disebut AUKUS. Hal tersebut mengejutkan bagi Prancis dan juga Uni Eropa.

Biden kemudian melakukan panggilan telepon dengan Macron. Komunikasi antara keduanya terjadi pada Rabu (22/9/2021) pagi waktu AS, menurut Gedung Putih.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Murka! Trump Ancam Penjarakan Pihak yang Bocorkan Stok Rudal AS

10 jam lalu

Iran dan Oman Sepakati Kelola Selat Hormuz Bersama, Bagaimana dengan AS?

11 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

12 jam lalu

Blak-blakan! Presiden Iran Akui Kesulitan Berkomunikasi dengan Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal