Usai Rangkaian Upacara Megah, PM May dan Trump Adakan Pembicaraan Perdagangan

Nathania Riris Michico
PM Inggris Theresa May dan Presiden AS Donald Trump menghadiri konferensi pers gabungan di London, Selasa (4/6). (FOTO: REUTERS)

Sebelumnya, pada acara pertemuan dengan para pebisnis, Trump mengatakan bahwa AS dan Inggris akan mencapai kesepakatan perdagangan yang sangat besar dan sangat adil.

Perdana Menteri May mengatakan Inggris dan AS dapat memperluas kemitraan ekonomi dengan kesepakatan perdagangan bilateral.

"Pemerintah Inggris percaya akan perlunya menjaga pasar tetap bebas, adil, dan terbuka," kata May, seperti dilaporkan Associated Press, Rabu (5/6/2019).

Trump mengupayakan perjanjian perdagangan baru dengan sejumlah mitra dagang utama AS, termasuk China, dengan tujuan untuk membuat syarat-syarat dan ketentuan yang lebih bersahabat bagi AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal