Usai Tumbangkan Assad, Kelompok Bersenjata Suriah Terlalu Lelah Perang Lawan Israel

Anton Suhartono
Abu Mohammed Al Julani menegaskan pihaknya terlalu lelah untuk berperang melawan Israel (Foto: AP)

"Tidak memungkinkan bagi kami untuk memasuki konflik baru," katanya, merujuk pada perang melawan Israel.

Israel telah menguasai sebagian besar Dataran Tinggi Golan sejak 1974 dengan dalih untuk membela diri.

Sejak penggulingan Assad, Israel juga telah melancarkan ratusan serangan udara terhadap fasilitas militer Suriah peninggalan rezim sebelumnya.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan, serangan itu telah menghancurkan kemampuan strategis Suriah yang bisa mengancam negaranya.

Sementara itu HTS, sebagai kelompok oposisi bersenjata terbesar yang melawan rezin Assad, kini fokus membentuk pemerintahan transisi Suriah.  HTS telah menunjuk Mohammed Al Bashir sebagai perdana menteri sementar Suriah untuk membawa negara itu memilih pemimpin baru. Bashir merupakan kepala Syrian Salvation Goverment, pemerintahan yang dibentuk kelompok oposisi Suriah di Idlib.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat

1 hari lalu

Penilaian CIA Ungkap Israel Mungkin Bakal Runtuh, kok Bisa?

1 hari lalu

Pasukan Israel Hancurkan Tugu Para Syuhada Palestina, Serbu Kota Nablus

1 hari lalu

Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel, Iran Genjot Produksi Senjata 2,5 Kali Lipat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal