Usulan Darurat Nasional Ditolak Raja Malaysia, PM Muhyiddin Didesak Segera Mundur

Arif Budiwinarto
Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin, menghadapi tekanan agar mengundurkan diri setelah usulan pemberlakukan darurat nasional ditolak Raja Malaysia. (foto: AFP)

Usulan ditolak Raja, kikis kekuasan Muhyiddin di pemerintahan

Penolakan Raja dinilai semakin mengikis kekuatan Muhyiddin di pemerintahan, ditambah lagi pembelotan dari aliansi yang berkuasa untuk membentuk pemerintahan baru.

Tak sampai disitu, keputusan Raja memicu dampak keretakan dalam koalisi pemerintahan. Pemimpin partai koalisi mengkritik langkah Muhyiddin yang dianggap berusaha mengamankan kekuasaan melalui usulan darurat nasional.

Mereka mendesak Muhyiddin mundur dari kursi perdana menteri setelah 'skenario' tersebut gagal.

"Syukurlah, Yang Mulia Raja tidak terpengaruh oleh permainan politik yang bisa menyeret negara ke wilayah yang lebih kritis," kata Ahmad Puad Zarkashi, pemimpin senior di Organisasi Malayu Bersatu (UMNO)--partai terbesar dalam koalisi pemerintah--dikutip dari Channel News Asia, Senin (26/10/2020).

"Kesejahteraan rakyat lebih penting. Seharusnya Muhyiddin mundur," lanjutnya.

Warga Malaysia bersyukur Raja tolak usalan Muhyiddin

Di saat bersamaan, warga dan politikus beramai-ramai merespons keputusan Raja Malaysia menolak pemberlakukan darurat nasional yang diusulkan PM Muhyiddin. Mereka memuji kebijaksanaan Raja memutuskan perkara krusial yang tengah dihadapi negeri Jiran saat ini.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tragis! Helikopter Medis Jatuh di Malaysia, 5 Orang Tewas termasuk Perawat dan Pasien

6 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

8 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

10 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal