Venezuela Tangkap 131 Orang Atas Tuduhan Sabotase Ekonomi

Nathania Riris Michico
warga menunggu di luar sebuah bank saat pemadaman listrik di Caracas. (Foto: AFP)

Salah satu kebijakan tersebut adalah memperbaiki harga pada 25 produk dasar, termasuk daging sapi, ayam dan telur, yang semuanya hilang dari pasar. Kekurangan bahan pokok makanan memaksa ratusan toko harus ditutup.

Sementara itu, ribaun warga berbondong-bondong meninggalkan Venezuela, sebanyak 1,6 juta orang sejak 2015.

Eksodus besar-besaran ini memicu krisis migrasi di negara-negara Amerika Selatan lainnya, khususnya Kolombia, Ekuador, Peru, dan Brasil.

Reformasi Maduro antara lain menaikkan upah minimum sebesar 3.400 persen dan menghapus lima nol dari mata uang. Ada pula peningkatan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pengurangan subsidi bensin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

1 bulan lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal