Viral 2 Remaja Perempuan di AS Bajak dan Bunuh Pria Keturunan Asia

Anton Suhartono
Dua remaja perempuan AS membajak dan membunuh pria keturunan Asia di Washington DC (Screengrab: Twitter)

Sementara itu Anwar tinggal di pinggiran Kota Springfield, Virginia. Dia bekerja untuk Uber Eats.

Dalam postingan di GoFundMe Anwar disebut seorang imigran Pakistan pekerja keras yang datang ke AS untuk mencari kehidupan lebih baik bagi keluarganya.

Kampanye GoFundMe, dibuat atas nama keluarganya, mengumpulkan lebih dari 500.000 dolar AS hinga Minggu sore untuk menutupi biaya pemakaman serta menafkahi keluarga Alharhum.

Perwakilan Uber mengatakan kepada stasiun radio lokal WTOP mereka sangat terpukul oleh berita tragis ini.

"Perhatian kami tertuju kepada keluarga Mohammad selama masa-masa sulit ini," katanya.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan terhadap warga keturunan Asia di AS, meskipun motif pembunuhan Anwar belum dipastikan. Kasus pembajakan kendaraan di Washington DC juga meningkat belakangan ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

57 tahun lalu

Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal