JAKARTA, iNews.id - Virus corona varian baru yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan telah menjalar ke banyak negara. Hingga Minggu, (27/12/2020), setidaknya 17 negara, termasuk negara asal, telah melaporkan adanya varian baru yang lebih menular.
Sebenarnya ada tiga virus corona varian baru yang ditemukan belakangan ini, selain Inggris dan Afrika Selatan, ada pula di Nigeria. Namun varian di Inggris dan Afrika Selatan yang dikenal masing-masing dengan VUI-202012/01 dan 501.V1 menyebabkan penularan lebih parah.
Varian yang pertama kali ditemukan di Inggris pada 14 Desember 2020 itu disebut pada ahli 70 persen lebih menular dibandingkan versi biasa. Disebut sebagai garis keturunan B117, varian ini dengan cepat mendominasi penambahan kasus Covid-19 di berbagai wilayah Inggris.
Namun hasil penelitian sementara menunjukkan, varian Covid-19 baru ini tidak menyebabkan sakit lebih parah, termasuk kematian.
Sementara itu varian baru di Afrika Selatan bermutasi lebih banyak dibandingkan dengan varian Inggris. Varian ini juga mendominasi penularan di Afrika Selatan.