Virus Korona, Perawat Hong Kong 'Mogok' karena Pemerintah Tolak Menutup Perbatasan China

Anton Suhartono
Puluhan perawat di Hong Kong memprotes pemerintah karena menolak menutup perbatasan dengan China (Foto: AFP)

Seorang juru bicara Hospital Authority mengatakan, bagian HRD akan menindaklanjuti pengajuan cuti para perawat dan staf itu dan menyiapkan petugas untuk mengisi kekosongan.

Seorang sumber mengatakan, di Rumah Sakit Chai Wan, perawat yang bertugas di 10 dari 12 ruang operasi mengambil cuti. Dua ruang operasi hanya dijaga oleh seorang perawat. Padahal setidaknya harus ada dua perawat di setiap kamar operasi.

"Setidaknya dua perawat harus hadir untuk menjalankan satu ruang operasi. Ini berarti jadwal operasi di rumah sakit akan terpengaruh, karena banyak ruang tidak bisa digunakan," kata sumber, dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Kamis (30/1/2020).

Dia melanjutkan, para perawat mengambil cuti sebagai pertanda akan digelarnya unjuk rasa besar-besaran, yang kemungkinan digelar pekan depan.

Mereka mengusung tuntutan utama yakni penutupan secara total perbatasan dengan China daratan untuk mencegah menyebarnya virus korona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

China Bantah Mata-matai Bos Nvidia Jensen Huang: Tuduhan Tak Berdasar!

2 hari lalu

Candaan Kylian Mbappe Bikin Real Madrid Minta Maaf, Sponsor Putus Kontrak dan Liga Spanyol Distop di China

3 hari lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

3 hari lalu

3 WNA Jadi Tersangka Bentrok dengan Warga di Morowali, Pengamat: Investor-Pekerja Asal China Terlalu Diistimewakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal