Virus Korona, Perawat Hong Kong 'Mogok' karena Pemerintah Tolak Menutup Perbatasan China

Anton Suhartono
Puluhan perawat di Hong Kong memprotes pemerintah karena menolak menutup perbatasan dengan China (Foto: AFP)

HONG KONG, iNews.id - Sedikitnya 90 perawat di Hong Kong memprotes pemerintah yang tak mau menutup perbatasan dengan China daratan untuk mencegah wabah virus korona baru.

Puluhan perawat yang bertugas di tiga rumah sakit itu tak masuk kerja dengan mengajukan cuti mendadak sejak Rabu (29/1/2020).

Hospital Authority membenarkan aksi protes 90 perawat tersebut dan diperkirakan akan diikuti oleh para perawat dari rumah sakit lainnya.

Dari jumlah itu, 26 merupakan perawat di Rumah Sakit Pok Oi di Yuen Long, 41 orang bertugas di ICU atau ruang operasi Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole Eastern di Chai Wan, dan 23 lainnya di Rumah Sakit Princess Margaret di Kwai Chung.

Pada Selasa, 15 perawat Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole Eastern dan lima perawat Rumah Sakit Princess Margaret juga tak masuk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

3 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

4 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

4 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal