Vladimir Putin Jelaskan Mengapa Harga Bensin Semakin Mahal

Anton Suhartono
Vladimir Putin menjelaskan mengapa harga bensin melonjak (Foto: Reuters)

Menurut Putin, perusahaan energinya selalu memenuhi kewajiban sesuai kontrak. Oleh karena itu, tuduhan bahwa Gazprom sebagai biang keladi sama sekali tidak berdasar. Putin juga menyebut negara-negara Barat berupaya melempar kesalahan atas krisis energi global ke Rusia padahal itu berawal dari mereka.

Lebih lanjut Putin kembali mengulangi kritikannya terhadap kebijakan energi Uni Eropa. Blok tersebut menyia-nyiakan waktu puluhan tahun untuk mengoptimalkan sektor energi tradisional seperti batu bara, minyak, gas, dan nuklir, demi proyek-proyek hijau seperti tenaga angin dan surya.

Sektor energi hijau memang penting, namun belum menjadi perhatian yang besar.

“Bank tidak mau membiayai, perusahaan asuransi tidak mau mengasuransikan, pemerintah lokal tidak mengalokasikan lahan untuk pembangunan baru, jaringan pipa dan transportasi lainnya tidak dikembangkan. Sekarang Anda melihat hasilnya,” kata Putin.

Menurut Putin, energi hijau yang diupayakan Barat tak sesuai dengan kondisi alam di negara beriklim dingin. Angin tak selalu ada dan matahari tak bersinar sepanjang waktu.

"Musim dingin ternyata panjang. Tidak ada angin. Itu saja," tuturnya.

Gazprom dilaporkan memberi tahu kliennya di Jerman soal pengiriman gas alam yang dihentikan sejak 14 Juli akibat force majeure. Pipa Nord Stream 1 ditutup untuk pemeliharaan rutin. Pihaknya masih menunggu turbin Siemens yang dikirim ke Kanada untuk diperbaiki. 

Jerman juga menolak tawaran Rusia untuk mengalihkan pengiriman gas melalui pipa Nord Stream 2 yang berada di bawah Laut Baltik. Alasannya pipa tersebut belum mendapat sertifikasi untuk beroperasi. 

Jerman menahan sertifikasi untuk pipa itu sampai waktu yang belum ditentukan pada Februari, sebelum operasi militer Rusia ke Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Prabowo Yakin RI Swasembada BBM 3 Tahun Lagi: Kita Tidak Mau Impor!

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal