Wabah Virus Korona, Karyawan Pembuat iPhone di China Akan Dikarantina 14 Hari

Anton Suhartono
Kantor Foxconn di Shenzen sudah ditutup lebih dulu akibat wabah virus korona (Foto: AFP)

Untuk meyakinkan pasar, Foxconn mencoba menghilangkan ketakutan akan menurunnya produksi dengan menyampaikan alasan bahwa mereka sudah berpengalaman saat wabah gangguan saluran pecernaan akut SARS pada 2003.

Foxconn merupakan perusahaan swasta terbesar di China yang memiliki lebih dari 30 pabrik dan fasilitas penelitian, termasuk di Wuhan yang sudah ditutup lebih dulu.

Wabah virus korona juga akan berdampak pada rantai pasokan dan manufaktur internasional mengingat peran kunci China dalam ekonomi global.

Jumlah penderita virus korona di China hingga saat ini mencapai 28.018 dengan jumlah angka kematian 563 orang.

Penderita virus korona melonjak drastis yang bertambah 3.694 kasus dibandingkan sehari sebelumnya. Angka korban meninggal juga naik 73 dalam sehari, tertinggi sejak wabah ini merebak pada akhir Desember 2019.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Megapolitan
2 hari lalu

Geger Kebakaran Gudang Pestisida Buat Sungai di Tangsel Memutih, Ikan-Ikan Mati

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
6 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal