Wabah Virus Korona Semakin Parah di Korsel, 763 Terinfeksi dan 7 Meninggal

Anton Suhartono
Korsel mengonfirmasi 763 kasus virus korona dan 7 kematian hingga 24 Februari pagi (Foto: AFP)

"Situasinya sangat serius, tapi kita bisa mengatasinya. Kepercayaan dan kerja sama merupakan cara untuk memenangkan pertempuran melawan virus ini," kata dia, dikutip dari The Straits Times.

Terakhir, Korsel mengumumkan level Merah saat wabah flu babi H1N1 pada 2009. Pada level ini, pemerintah menghentikan aktivitas pendidikan, membatalkan acara massal, dan membentuk gugus tugas untuk mengambil tindakan hukum demi menghentikan penyebaran virus.

Aktivitas sekolah dan perkuliahan kemungkinan akan dimulai kembali mulai pekan depan hingga paling lambat pada 9 Maret.

Perdana Menteri Chung Sye Kyun dijadwalkan akan memimpin tim penanggulangan bencana yang akan mengawasi upaya menghentikan penyebaran virus.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) menepis rumor bahwa negara kekurangan pasokan medis untuk merawat pasien virus korona.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

MasyaAllah, Ayana Moon Jadi Muslimah Korsel Pertama Kuliah di Oxford

11 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

11 hari lalu

Kasus Pembubaran Ibadah Gereja GKPI di Tangerang Berakhir Damai, Polisi: Situasi Aman dan Kondusif

11 hari lalu

Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal