Waduh! 6 Bulan Menjabat, Trump Perintahkan Ratusan Serangan AS ke 5 Negara

Anton Suhartono
Donald Trump telah memerintahkan ratusan kali serangan ke lima negara sejak menjabat pada Januari 2025 (Foto: AP)

Negara-Negara Target Serangan Trump

1. Yaman

Mayoritas serangan yang dilancarkan di bawah pemerintahan Trump menargetkan pemberontak Houthi Yaman. Ini sebagai respons atas gempuran Houthi terhadap kapal-kapal dagang Israel atau dari pihak-pihak yang terkait dengan Israel di Laut Merah.

ACLED menghitung 481 serangan udara AS di Yaman selama rentang 5 bulan, yakni antara Februari hingga Juni 2025.

Sebagian besar serangan, yakni 280 kali, terjadi pada April saat Trump berupaya menekan Houthi agar menghentikan operasi mereka di dalam dan sekitar Laut Merah.

Namun AS dan Houthi mengumumkan gencatan senjata pada 6 Mei. Namun pada sepanjang bulan itu saja AS melancarkan 49 kali serangan. Sementara pada Juni hanya satu kali serangan yang tercatat.

Sementara itu Departemen Pertahanan (Pentagon) mengungkap, AS melancarakan lebih dari 1.000 kali serangan ke Yaman sejak Trump menjabat.

2. Iran

Trump mengizinkan serangan AS menargetkan fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni di tengah kekhawatiran bahwa aksi militer tersebut bisa menyebabkan konflik yang lebih luas di kawasan. 
Serangan itu dilakukan meski ada keberatan dari kelompok basis pendukungnya MAGA, termasuk tokoh media Tucker Carlson, yang menggambarkan presiden sebagai "seorang kaki tangan" dalam perang Israel di Teheran.

AS menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordow dan Natanz dengan 14 bom penghancur bunker yang dijatuhkan dari pesawat pengebom siluman B-2 Spirit. Selain itu 20 lebih rudal jelajah diluncurkan dari kapal selam menargetkan fasilitas nuklir Isfahan.

3. Suriah dan Irak

AS melanjutkan serangannya terhadap ISIS sejak Trump menjabat, menargetkan kelompok tersebut di bekas markasnya, Irak dan Suriah.

Di Suriah, ACLED mencatat tiga serangan pada Februari dan satu di Irak masing-masing pada Maret dan April. Penghitungan untuk Afghanistan belum jelas, meskipun kelompok tersebut memasukkan negara itu dalam siaran pers sebagai lokasi operasi serangan udara sejak Trump menjabat.

4. Somalia

Trump juga melanjutkan operasi udara melawan kelompok Al Shabab di Somalia.

Serangan terhadap kelompok militan di Somalia relatif stabil selama pemerintahan kedua Trump, yakni rata-rata hampir sembilan serangan terjadi setiap bulan hingga Juni. ACLED mencatat total 44 serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Internasional
3 jam lalu

Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Internasional
4 jam lalu

Wah, Trump Batalkan Seluruh Instruksi Presiden Era Joe Biden yang Diteken Pakai Autopen

Internasional
18 jam lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal