Waduh, Jurnalis Diminta Keluar dari Lokasi Banjir Kota Derna Libya

Anton Suhartono
Jurnalis diperintahkan keluar dari Derna, Libya, kota yang porak-poranda akibat banjir bandang (Foto: Reuters)

RABAT, iNews.id - Jurnalis yang meliput banjir bandang diperintahkan keluar dari Kota Derna, Libya. Perintah dikeluarkan setelah kota yang porak-poranda akibat banjir itu dilanda unjuk rasa pada Senin kemarin.

Warga turun ke jalan dan membakar rumah wali kota sebagai bentuk kemarahan atas kegagalan pihak berwenang melindungi kota dan warganya dari banjir dahsyat pada Selasa pekan lalu.

Stasiun televisi Saudi Al Hurra melaporkan, pihak berwenang meminta semua jurnalis untuk meninggalkan Derna sesegera mungkin. Seorang koresponden Al Jazeera juga mengaku telah diminta pergi.

Hichem Abu Chkiouat, pejabat wilayah setempat, membantah perintah tersebut terkait dengan unjuk rasa.

“Ini merupakan upaya untuk menciptakan kondisi lebih baik bagi tim penyelamat untuk melakukan tugas dengan lebih lancar dan efektif,” katanya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Korban Hilang Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Total 2 Orang Tewas

8 hari lalu

BP BUMN Beri Tali Kasih ke Keluarga 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Terkena Musibah di Selat Sunda

9 hari lalu

Mencekam! Tiga Bocah Selamat Setelah Bertahan dari Terjangan Banjir Bandang Solok di Atas Sofa

11 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Solok, Material Galodo Timbun Kantor Bupati dan Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal