Waduh, Kampus Terkenal AS Bubarkan Organisasi Mahasiswa Yahudi yang Pro-Palestina

Anton Suhartono
Ratusan mahasiswa pro-Palestina berdemonstrasi di Universitas Columbia New York (Foto: Reuters)

Sementara itu seorang penulis, Naomi Klein, mengatakan Universitas Columbia menetapkan preseden yang buruk dan berbahaya”.

“Berbicara dalam kesedihan terhadap kejahatan perang adalah hal yang harus kita lakukan. Mahasiswa tidak boleh dihukum dan dibungkam karena bertindak berdasarkan hati nurani mereka,” ujarnya.

Pengacara HAM Palestina-Amerika, Noura Erakat, juga mengecam keputuan tersebut.

Begitu banyak perguruan tinggi berperan sebagai tempat memproduksi pengetahuan dan membentuk pemimpin masa depan. Terntata tidak, mereka hanya membungkam suara-suara anti-perang,” kata Erakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Nasional
11 jam lalu

Prabowo Putuskan Gabung Board of Peace, Menag Ingat Perjanjian yang Diteken Rasulullah

Nasional
12 jam lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
19 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal