Waduh, Kampus Terkenal AS Bubarkan Organisasi Mahasiswa Yahudi yang Pro-Palestina

Anton Suhartono
Ratusan mahasiswa pro-Palestina berdemonstrasi di Universitas Columbia New York (Foto: Reuters)

Sementara itu seorang penulis, Naomi Klein, mengatakan Universitas Columbia menetapkan preseden yang buruk dan berbahaya”.

“Berbicara dalam kesedihan terhadap kejahatan perang adalah hal yang harus kita lakukan. Mahasiswa tidak boleh dihukum dan dibungkam karena bertindak berdasarkan hati nurani mereka,” ujarnya.

Pengacara HAM Palestina-Amerika, Noura Erakat, juga mengecam keputuan tersebut.

Begitu banyak perguruan tinggi berperan sebagai tempat memproduksi pengetahuan dan membentuk pemimpin masa depan. Terntata tidak, mereka hanya membungkam suara-suara anti-perang,” kata Erakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Internasional
15 jam lalu

Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 45 Hari

Internasional
16 jam lalu

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Israel Diam-Diam Gerogoti Wilayah Gaza

Internasional
20 jam lalu

Netanyahu: Israel Kuasai 60% Wilayah Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal