Sebelumnya Duta Besar (Dubes) Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia memperingatkan pejabat Ukraina sudah membuka jalan untuk mengirim senjata yang dipasok negara Barat ke pasar gelap global.
Pejabat tinggi militer negara Barat menegaskan hampir tidak mungkin untuk melacak ke mana saja senjata seharga miliaran dolar AS itu berakhir.
Hal senada disampaikan pejabat Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) Sean O'Donnell yang mengatakan sulit untuk melacak senjata-senjata itu karena Ukraina masih menggunakan cara analog untuk mendeteksinya.
CBS News melaporkan, sekitar 70 persen senjata yang dipasok ke Ukraina tidak sampai ke garis depan karena harus melewati jaringan kekuasaan, oligarki, serta pemain politik.