Waduh, Senjata Bantuan Barat untuk Ukraina termasuk Peluncur Roket Dijual ke Pasar Gelap

Anton Suhartono
Vladimir Putin memperingatkan senjata-senjata berar bantuan negara Barat untuk Ukraina berakhir di pasar gelap (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Presiden RusiaVladimir Putin menyebut senjata bantuan negara Barat untuk Ukraina sudah masuk pasar gelap. Senjata-senjata itu dikhawatirkan jatuh ke tangan penjahat, bahkan teroris.

Pernyataan itu disampaikan Putin saat bertemu kepala badan keamanan dan layanan khusus negara-negara persemakmuran atau pecahanan Uni Soviet (CIS), Rabu (26/10/2022).

Dia mendesak kepada peserta untuk meningkatkan kerja sama guna mengatasi dampak penggunaan senjata-senjata tersebut oleh kelompok teroris. Putin menegaskan kondisi ini menjadi tantangan serius.

Kelompok kriminal lintas batas, lanjut Putin, terlibat dalam penyelundupan senjata dari Ukraina ke wilayah lain. Senjata yang disebutnya bukan jenis kecil, melainkan sistem peluncur roket berpresisi tinggi. 

“Ada risiko berkelanjutan para penjahat mendapatkan senjata lebih kuat, termasuk sistem pertahanan udara portabel dan senjata presisi,” kata Putin, dikutip dari RT.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Serangan Bom Rusia Hantam Bus Penuh Penumpang di Ukraina, 30 Orang Tewas

2 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal