JAKARTA, iNews.id - Lembaga non-pemerintah Israel yang bergerak di bidang keterbukaan informasi Hatzlacha mengungkap, lebih dari 50.000 tentara Zionis memiliki setidaknya dua kewarganegaraan. Menariknya, hampir 200 di antaranya berasal dari Asia Tenggara, termasuk satu dari Indonesia.
Berdasarkan keterangan Hatzlacha, mengutip data resmi Pasukan Pertahanan Israel (IDF), seorang warga Indonesia memiliki paspor ganda, termasuk Israel. Tidak jelas bagaimana yang bersangkutan bisa mendapat dua paspor, mengingat Indonesia hanya menganut kewarganegaraan tunggal bagi orang dewasa.
Disebutkan, terdapat 111 warga Filipina, 71 warga Thailand, 4 warga Vietnam, 2 warga Singapura, dan 1 warga Indonesia yang terdaftar di militer Israel hingga Maret 2025.
Sementara itu, India merupakan negara dengan jumlah warga terbanyak di Asia bergabung dengan militer Israel, yakni 201 orang.
Negara lain di Asia yang masuk dalam daftar adalah Jepang 76 orang, serta masing-masing 9 dari Hong Kong dan Korea Selatan, 7 dari China, 3 orang dari Taiwan, dan masing-masing 2 dari Nepal dan Sri Lanka.