Wajahnya Ditampar, Presiden Macron: Saya Tidak Takut

Anton Suhartono
Emmanuel Macron ditampar saat kunjungan kerja ke kampus perhotelan di Drome (Screengrab: Twitter)

Petugas keamanan langsung membekuk pria tersebut serta mengamankan seorang pria lainnya. Sementara Macron dibawa oleh petugas pengawal ke tempat lain.

Video lain yang diposting di Twitter menunjukkan, tak lama setelah itu Macron kembali ke lokasi untuk menyapa warga dan menjabat tangan mereka.

Wali kota setempat Xavier Angeli mengatakan kepada radio Franceinfo, Macron sempat meminta petugas keamanan untuk membiarkan pelaku pergi. Namun berdasarkan keterangan sumber kepolisian kepada Reuters, dua orang ditangkap namun identitas mereka disembunyikan. Motif pasti dari insiden tersebut juga masih misterius.

Namun setidaknya motif kejadian ini bisa ditebak dari teriakan pelaku. Fiametta Venner, pengamat politik yang mempelajari ekstremisme di Prancis mengatakan kepada stasiun televisi BFMTV, sebutan pelaku saat menampar Macron telah digunakan dalam beberapa tahun terakhir oleh kaum royalis dan kalangan sayap kanan.

Macron berkunjung ke wilayah Drome untuk bertemu para pemilik restoran dan mahasiswa untuk membahas kehidupan normal pascapandemi Covid-19. Namun kunjungan ini juga ditafsirkan bermuatan politik karena tahun depan Prancis akan menggelar pemilihan presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengendara Ninja Pemukul Pemotor di Jagakarsa Ditangkap, Apa Motifnya?

57 tahun lalu

Maia Estianty Blak-blakan Akui Mulai Menopause, Berat Badan Naik 3 Kg!

57 tahun lalu

Belum Sebulan Nikah, Jennifer Coppen Ngebet Mau Hamil Anak Kedua!

57 tahun lalu

Hidung Lisa BLACKPINK Viral di Medsos, Fix Oplas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal