Wajahnya Ditampar, Presiden Macron: Saya Tidak Takut

Anton Suhartono
Emmanuel Macron ditampar saat kunjungan kerja ke kampus perhotelan di Drome (Screengrab: Twitter)

Wali kota setempat Xavier Angeli mengatakan kepada radio Franceinfo, Macron sempat meminta petugas keamanan untuk membiarkan pelaku pergi. Namun berdasarkan keterangan sumber kepolisian kepada Reuters, dua orang ditangkap namun identitas mereka disembunyikan. Motif pasti dari insiden tersebut juga masih misterius.

Namun setidaknya motif kejadian ini bisa ditebak dari teriakan pelaku. Fiametta Venner, pengamat politik yang mempelajari ekstremisme di Prancis mengatakan kepada stasiun televisi BFMTV, sebutan pelaku saat menampar Macron telah digunakan dalam beberapa tahun terakhir oleh kaum royalis dan kalangan sayap kanan.

Macron berkunjung ke wilayah Drome untuk bertemu para pemilik restoran dan mahasiswa untuk membahas kehidupan normal pascapandemi Covid-19. Namun kunjungan ini juga ditafsirkan bermuatan politik karena tahun depan Prancis akan menggelar pemilihan presiden.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
23 menit lalu

Profil Teuku Ryan, Artis Sinetron asal Aceh yang Mendadak Viral

Megapolitan
39 menit lalu

Viral Mobil Dinas Pemprov DKI Ketahuan Ganti Pelat Merah Jadi Putih di Puncak

Seleb
1 jam lalu

Ressa Rizky Rossano Bongkar Identitas Ayah Kandung, Clue Orang Aceh!

Nasional
1 jam lalu

BGN Sebut Jumlah Motor Listrik untuk Kepala SPPG Bukan 70.000 Unit, Hanya 25.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal