Wakil Perdana Menteri Rusia Denis Manturov Nyaris Dihantam Rudal Ukraina

Anton Suhartono
Denis Manturov nyaris terkena serangan rudal Ukraina saat berkunjung ke Kherson (Foto: Sputnik)

MOSKOW, iNews.id - Serangan rudal Ukraina ke Kherson nyaris saja mengenai Wakil Perdana Menteri Rusia sekaligus Menteri Perindustrian dan Perdagangan Denis Manturov. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia mengonfirmasi, serangan rudal ke Kherson oleh tentara Ukraina berlangsung tak lama setelah Manturov meninggalkan kota tersebut.

"Wakil Perdana Menteri melakukan perjalanan ke wilayah Kherson, dia berdiskusi dengan pimpinan setempat untuk membantu penduduk di wilayah banjir serta memberikan kebutuhan-kebutuhan penting, termasuk obat-obatan dan makanan," bunyi pernyataan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, seperti dilaporkan Sputnik, Senin (12/6/2023).

Dia memastikan rudal Storm Shadow yang diluncurkan tentara Ukraina menghantam lokasi tempat kunjungan Manturov.

"Kami mengonfirmasinya," demikian keterangan kementerian, memastikan area serangan rudal buatan Inggris tersebut.

Kunjungan Manturov memicu kehebohan warga Kherson yang pro-Ukraina. Seperti diketahui, wilayah tersebut dicaplok Rusia pada 2022 melalui referendum yang tak diakui oleh dunia internasional.

Warga Kherson umumnya baru mengetahui kunjungan Manturov setelah serangan rudal tersebut. Publik Ukraina melontarkan ancaman agar Manturov ditangkap bila datang lagi ke wilayahnya.

Sebagian wilayah Kherson dilanda banjir akibat jebolnya Bendungan Khakhovka yang juga difungsikan sebagai PLTA. Rusia menuduh Ukraina sengaja meledakkan bendungan itu untuk memutus pasokan air ke Krimea. Ukraina juga menuduh Rusia sebagai pelaku peledakan guna mengganggu serangan pembalasan untuk mengusir pasukan Beruang Merah dari wilayah tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
2 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Internasional
2 hari lalu

Nah! Iran Akan Gelar Latihan Perang dengan China dan Rusia, Peringatan untuk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal