Wakil PM Jepang Minta Maaf karena Sindir Pasutri yang Tak Punya Anak

Anton Suhartono
Taro Aso minta maaf karena menyalahkan pasutri di Jepang yang tak punya anak (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Wakil Perdana Menteri Jepang Taro Aso meminta maaf dan menarik kembali pernyataan yang disampaikannya pada Minggu (3/2/2019). Dia menyalahkan pasangan suami istri (pasutri) yang tak punya anak sebagai penyebab masalah kependudukan dan ekonomi di Jepang.

Aso mengatakan, membengkaknya jumlah populasi lanjut usia memicu pembengkakan biaya jaminan sosial serta masalah-masalah lain yang terkait dengan kalangan lansia. Selain itu, jumlah penduduk Jepang menyusut yang dampaknya negara kekurangan tenaga kerja.

"Ada banyak orang aneh yang mengatakan bahwa para manula harus disalahkan, tetapi itu salah. Masalahnya adalah mereka yang tidak memiliki anak," kata pria yang juga menjabat menteri keuangan itu saat memberikan seminar di daerah pemilihannya di Prefektur Fukuoka, dikutip dari Kyodo, Selasa (5/2/2019).

Pernyataan itu direspons anggota parlemen oposisi Renho Murata dalam rapat komite majelis rendah Senin (4/2/2019). Dia mengkritik ketidakpekaan Aso terhadap perasaan orang-orang yang ingin memiliki anak tetapi tidak bisa. Setelah mendapat respons keras, Aso menyadari kesalahannya.

"Saya akan menarik kembali pernyataan itu jika itu menyebabkan kesalahpahaman," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Kemenkum Sebut Anak Alumni LPDP yang Pamer Dapat Paspor Inggris Masih Berstatus WNI

Internasional
4 hari lalu

Menara Ikonik Jepang Tokyo Skytree Ditutup gegara Lift Rusak Jebak 20 Orang hingga 5,5 Jam

Nasional
11 hari lalu

DPR Setujui Hibah Kapal Patroli 1,9 Miliar Yen dari Jepang

Internasional
11 hari lalu

Helikopter Bawa Turis Jatuh di Kawah Gunung Berapi Jepang, 3 Jenazah Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal