Wali Kota di Filipina Ditangkap atas Tuduhan Dalangi Pembunuhan Wakilnya

Anton Suhartono
Reynalbert Insular, wali kota South Upi (kanan) ditangkap bersama istrinya (Foto: Facebook)

Insiden itu juga menyebabkan istri Benito yang juga tokoh masyarakat setempat Analyn, dan anaknya yang berusia 11 tahun terluka akibat terkena tembakan.

Sistem pemilihan presiden hingga kepala daerah di Filipina terpisah antara ketua dan wakilnya, tidak satu paket. Oleh karena itu sangat mungkin pasangan yang terpilih, ketua dan wakilnya, berasal dari partai politik atau kelompok berbeda. Kondisi ini bisa memicu perpecahan setelah pemerintahan berjalan. 

Hal ini juga terjadi pada Presiden Ferdinand Marcos Jr dengan wakilnya, Sara Duterte. Setahun berjalan pemerintahan, timbul gejolak atau konflik melibatkan dua keluarga politisi besar itu. Puncaknya Sara mengeluarkan pernyataan yang mengancam akan membunuh Marcos. Beberapa bulan kemudian Sara digulingkan dari kursi wakil presiden melalului pemakzulan di parlemen atas sikapnya itu.  

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 tahun lalu

Pesawat Bawa Tentara AS Jatuh saat Intai Wilayah Muslim Filipina, Semua Tewas

2 tahun lalu

Wapres Filipina Sara Duterte Dimakzulkan DPR usai Ancam Bunuh Presiden

2 hari lalu

Eks Presiden Filipina Duterte untuk Pertama Kali Hadir di Pengadilan Kriminal Internasional

6 hari lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 30 Jenazah Ditemukan Terjebak Mengenaskan

9 hari lalu

Kapal Feri Terbakar di Filipina, 5 Orang Tewas 87 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal