Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!

Anton Suhartono
Delegasi Iran walk out setelah Presiden Donald Trump melontarkan ancaman saat negosiasi berlangsung (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengungkap alasan di balik keputusan delegasinya meninggalkan meja perundingan atau walk out saat negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) di Swiss akhir pekan lalu. Kepala juru runding Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, langkah tersebut diambil setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman terhadap Iran ketika pembicaraan masih berlangsung.

Ghalibaf mengatakan pihaknya tidak akan pernah bernegosiasi di bawah ancaman maupun tekanan. Menurut dia, pernyataan Trump yang mengancam Presiden Iran Masoud Pezeshkian, tim negosiasi, hingga wilayah Iran, telah melanggar kesepakatan dasar dalam nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani kedua negara.

"Anda harus paham, kami tidak pernah bernegosiasi di bawah ancaman atau kekerasan," kata Ghalibaf, seperti dikutip kantor berita Tasnim, Rabu (24/6/2026).

Dia menjelaskan, Iran tetap mengikuti perundingan yang dimediasi Pakistan dan Qatar. Namun Teheran sejak awal mempertahankan prinsip untuk tidak melakukan dialog langsung dengan Washington.

"Kami memiliki prinsip, dan sampai sekarang kami tidak pernah ingin menjadi bagian dari dialog yang setara (langsung) dengan AS," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

3 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

5 jam lalu

Bukti Ganasnya Pembalasan Iran, Foto-Foto Kehancuran Pangkalan Militer AS Dirilis Media

8 jam lalu

Politisi Partai Republik Ajukan Pemakzulan Menhan AS Pete Hegseth gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal