Warga Gaza Trauma Diserang Israel Lagi: Saya Kira Perang Telah Berakhir!

Anton Suhartono
Warga Gaza kembali dilanda ketakutan setelah militer Israel melancarkan serangan terbaru pada Rabu (Foto: AP)

“Ini kejahatan. Entah ada gencatan senjata atau perang, tidak mungkin keduanya. Anak-anak tidak bisa tidur. Mereka mengira perang sudah berakhir,” kata Khadija kepada Al Jazeera, dikutip Kamis (30/10/2025).

Dia menuturkan, selama beberapa hari terakhir warga mulai berani keluar rumah, mencari bahan makanan, dan berusaha melanjutkan hidup. Namun serangan Israel kembali menghancurkan harapan itu.

“Kami kira perang sudah selesai. Kami mulai bernapas kembali, tapi bom-bom itu datang lagi. Sekarang anak-anak saya ketakutan setiap mendengar suara keras,” tuturnya.

Pelanggaran Gencatan Senjata dan Trauma Kolektif

Pemerintah daerah Gaza menuduh Israel melakukan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata yang seharusnya masih berlaku. Serangan demi serangan, kata mereka, menunjukkan bahwa Israel tidak serius menghormati kesepakatan damai.

Para psikolog di Gaza memperingatkan bahwa dampak serangan berulang ini bisa menimbulkan trauma kolektif yang mendalam, terutama pada anak-anak. Banyak di antara mereka mengalami gangguan tidur, mimpi buruk, dan ketakutan berkepanjangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Diancam Bom, Pesawat dari Israel Mendarat Darurat di Bulgaria

5 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

5 hari lalu

Pemukim Israel Serang Delegasi Eropa, Wali Kota Taybeh: Pelanggaran Nyata

5 hari lalu

Iran Punya Menteri Pertahanan Baru, Langsung Ancam AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal