Warga Gaza Trauma Diserang Israel Lagi: Saya Kira Perang Telah Berakhir!

Anton Suhartono
Warga Gaza kembali dilanda ketakutan setelah militer Israel melancarkan serangan terbaru pada Rabu (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Warga Jalur Gaza kembali dilanda ketakutan mendalam setelah militer Israel melancarkan serangan udara baru, hanya sehari setelah mengumumkan kembali pada kesepakatan gencatan senjata. Bagi banyak warga yang sudah lelah berperang, ledakan dan sirene serangan udara itu menjadi mimpi buruk yang seakan tak pernah berakhir.

Serangan terbaru Israel terjadi Rabu malam (29/10/2025) di Beit Lahiya, Gaza Utara. Menurut Rumah Sakit Al Shifa, sedikitnya dua warga sipil tewas dalam serangan itu. Israel mengklaim target mereka adalah lokasi penyimpanan senjata yang dianggap mengancam keselamatan pasukan mereka.

Namun bagi warga Gaza, serangan tersebut hanyalah bukti bahwa gencatan senjata tak berarti apa-apa. Hanya sehari sebelumnya, pada Selasa (28/10/2025), serangan besar-besaran Israel menewaskan 104 orang, jumlah korban tewas tertinggi sejak gencatan senjata yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump pada 10 Oktober lalu.

“Kami Kira Perang Sudah Selesai”

Bagi banyak warga Gaza, suara pesawat tempur dan bom di langit malam kembali membangkitkan trauma lama. Mereka yang baru saja mulai memperbaiki rumah dan mencari air bersih kini kembali harus bersembunyi di tempat pengungsian.

Khadija Al Husni, seorang ibu tiga anak yang mengungsi di sekolah kamp pengungsi Shati, mengaku terkejut dan ketakutan ketika mendengar ledakan.

“Ini kejahatan. Entah ada gencatan senjata atau perang, tidak mungkin keduanya. Anak-anak tidak bisa tidur. Mereka mengira perang sudah berakhir,” kata Khadija kepada Al Jazeera, dikutip Kamis (30/10/2025).

Dia menuturkan, selama beberapa hari terakhir warga mulai berani keluar rumah, mencari bahan makanan, dan berusaha melanjutkan hidup. Namun serangan Israel kembali menghancurkan harapan itu.

“Kami kira perang sudah selesai. Kami mulai bernapas kembali, tapi bom-bom itu datang lagi. Sekarang anak-anak saya ketakutan setiap mendengar suara keras,” tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Prabowo Tegaskan Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Dukung Kemerdekaan Palestina, Bukan Lucuti Senjata Hamas

Internasional
15 jam lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
18 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
20 jam lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal