Warga Timur Tengah Boikot Prancis terkait Pernyataan Macron soal Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Warga Timur Tengah memboikot produk Prancis terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad SAW (Foto: AFP)

Sekjen Dewan Kerja Sama Teluk Nayef Falah Mubarak Al Hajraf menegaskan pernyataan Macron tidak bertanggung jawab. Dia menegaskan pernyataan itu hanya menyebarkan budaya kebencian.

Pada hari yang sama, Universitas Qatar mengumumkan Pekan Budaya Prancis akan ditunda tanpa batas waktu yang belum ditentukan.

Di Doha, Qatar, para pekerja jaringan supermarket Al Meera mengumpulkan selai St Dalfour dan ragi Saf-Instant buatan Prancis.

Al Meera merupakan pesaing jaringan supermarket Prancis, Monoprix dan Carrefour, di pasar grosir Qatar.

Selain Al Meera, operator grosir lain, Souq Al Baladi, merilis pernyataan akan menarik produk Prancis dari toko sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Selain itu puluhan toko di Kuwait memboikot produk Prancis. Media sosial Kuwait penuh dengan gambar para pekerja mengeluarkan keju olahan Kiri dan Babybel yang merupakan produk Prancis dari rak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

AS Sepakat Jual Senjata Senilai Rp149 Triliun ke Sekutu di Timur Tengah

Internasional
4 hari lalu

Pangkalan-Pangkalan Militer Hancur Digempur Iran, Pejabat AS: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
4 hari lalu

Ganas! Iran Ternyata Hancurkan 16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Nasional
6 hari lalu

Kemlu Fasilitasi Evakuasi dan Repatriasi 2.999 WNI di Timur Tengah, Pastikan Tak Ada Warga Terlantar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal