Warga Timur Tengah Boikot Prancis terkait Pernyataan Macron soal Kartun Nabi Muhammad

Anton Suhartono
Warga Timur Tengah memboikot produk Prancis terkait pernyataan Presiden Emmanuel Macron soal kartun Nabi Muhammad SAW (Foto: AFP)

DOHA, iNews.id - Seruan untuk memboikot produk Prancis berkembang di Timur Tengah terkait penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad SAW di Prancis. Selain itu mereka mengecam pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang menyebut negaranya tak akan menyerah terhadap kartun.

Warga di negara-negara Arab serta lainnya mengkritik pernyataan Macron yang seolah akan terus mendukung penerbitan kartun Nabi Muhammad.

Pernyataan Macron itu disampaikan sebagai respons atas pembunuhan guru sejarah Samuel Paty setelah dia menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya saat mengajarkan kebebasan berekspresi.

Kementerian Luar Negeri Yordania mengecam keras penerbitan kembali kartun Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi.

"Upaya diskriminatif dan menyesatkan berusaha mengaitkan Islam dengan terorisme," demikian bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Minggu (25/10/2020).

Partai oposisi Yordania, Front Aksi Islam Yordania, mendesak Presiden Macron meminta maaf atas pernyataannya itu dan mendesak warga untuk memboikot produk Prancis.

Banyak warga Yordania mengubah profil Facebook dengan menambahkan pesan "Hormatilah Muhammad, Nabi Allah".

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Para Pemimpin Eropa Kompak Tolak Permintaan Trump Terlibat Perang Iran

Internasional
2 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Nasional
2 hari lalu

Breaking News: Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Kerja dalam Sepekan usai Lebaran Imbas Konflik Timur Tengah

Internasional
4 hari lalu

Ngamuk! Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal